Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Basah Kota Jambi.

oleh -877 Dilihat

Selasa, 18 Maret 2025, pukul 09.00 WIB bertempat di Kantor Wali Kota Jambi, Kasi Perdata Dan Tata Usaha Negara Wiliyamson. S.H mengikuti Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Basah Kota Jambi.

Rapat koordinasi teraebut dipimpin oleh Walikota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M dan diikuti oleh Wakilwalikota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, Sekda Kota Jambi Drs.H.A. Ridwan, M.Si, Ketua DPRD Kota Jambi atau yang Diwakili Kepala Bagian Hukum DPRD Kota Jambi Dwi Rekoniawan. S.H, Dandim 0415/Jambi Diwakili Oleh Kasdim Letkol Kav Muslim Rahim Tompo, S.H., M.Si, DanDenpom II/2 Jambi Diwakili Oleh Wadadenpom Mayor CPM Syahrial, Kepala Basarnas Jambi Diwakili oleh A. Fadli, Kepala Bulog Jambi Diwakili Oleh Manajer operasional bulog jambi Ahmad Muzajjad Faqihudin, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi Ibnu Sulistyono, S.E., M.A.P para Kepala OPD Terkait dan Camat Sekota Jambi.

Dalam hal ini, Kepala Seksi Intelijen Wesli Sirait, S.H., M.H menjelaskan bahwa rapat tersebut membahat beberapa point penting terkait Evaluasi Situasi Terkini, Penentuan Status Siaga, Penyusunan Rencana Tanggap Darurat, Pemantauan dan Pengawasan, Komunikasi kepada Masyarakat, Koordinasi Antarinstansi dan Lembaga, Evaluasi Infrastruktur dan Penanganan Risiko.

 Walikota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. menyampaikan bahwa dalam upaya penanggulangan banjir di Kota Jambi, semua tim sudah bekerja di lapangan tetapi mengingat kondisi air yang terus bertahan di posisi 14,96 14,97, bahkan tembus di 15m, naik turun plus minus 3-4 senti, dan batasnya itu 15 meter sebagai acuan untuk menentukan kondisi tanggap darat bencana. Tetapi aspek lain adalah kita melihat jumlah luasan yang terus bertambah. Sampai dengan pagi ini dilaporkan 1.279 kk terdampak, ada 4.755 jiwa. Ini menunjukkan luas wilayahnya 7kecamatan 24 kelurahan yang mengalami dampak terhadap dari bencana banjir ini.

“Oleh karena itu kami tadi bersepakat untuk menentukan status kita untuk tanggap darurat bencana 7 hari ke depan sambil melihat kondisi air dan kondisi kawasan rumahnya terdampak. Konsekuensinya dari hal ini adalah kita akan memberikan bantuan logistik khususnya pangan, beras kepada warga yang terdampak karena kita tahu kalau lama ini rumahnya terdenang, kepala keluarga bisa tidak kerja dan lain-lain.” jelasnya

Kejaksaan Negeri Jambi akan melakukan pengawasan terhadap proses pengadaan barang dan jasa yang digunakan dalam penanggulangan bencana, termasuk distribusi bantuan logistik dan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir.

“Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan digunakan secara efisien, transparan, dan bebas dari praktik korupsi atau penyalahgunaan, Kejaksaan Negeri Jambi juga akan melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap penanggulangan bencana” pungkas kasi intel

No More Posts Available.

No more pages to load.