Jumat, 06 Desember 2024 pukul 07.30 WIB, bertempat di Aula Bappeda Kota Jambi, Kepala Seksi Perdata Dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Jambi, Wilyamson, SH mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja TPPS Kota Jambi Tahun 2024.
Bahwa Kegiatan Tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Jambi Diwakili Oleh Komisi IV (Roro Nully Kurniasih Kawuri, SE), Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan Dan Sdm, Ir. Moncar Widaryanto, Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Jambi Selaku Narasumber, Perwakilan Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Jambi, dr. Oki Permana, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kota Jambi, M. Mulyadi Yatub, SH, Kepala Perangkat Daerah Terkait Selaku Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Jambi Atau Yang Mewakili, Camat Dan Lurah Se-kota Jambi / Yang Mewakili, Kepala Puskesmas Se-kota Jambi serta Perwakilan Perguruan Tinggi Dan Tim Penggerak Pkk Kota Jambi
dalam hal ini, Kepala Seksi Intelijen Wesli Sirat, S.H., M.H menjelaskan bahwa Rapat Evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) adalah forum yang diadakan untuk menilai kemajuan dan efektivitas program penanganan stunting.
“Dalam rapat ini, berbagai pihak terkait, termasuk dinas kesehatan dan organisasi perangkat daerah, membahas hasil audit kasus stunting, capaian program, serta kendala yang dihadapi. Tujuannya adalah untuk memastikan intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan efektif dalam menurunkan prevalensi stunting di daerah tersebut.” jelasnya
untuk diketahui, Rapat ini juga berfungsi sebagai sarana untuk memperkuat kolaborasi antar stakeholder dalam upaya penanganan stunting secara berkelanjutan
Kegiatan tersebut, Evaluasi kinerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Kota Jambi berfokus pada efektivitas pelaksanaan program penanggulangan stunting. Beberapa poin penting dari evaluasi ini meliputi:
– Pencapaian Target: Mengukur kemajuan dalam menurunkan angka stunting, dengan target penurunan menjadi 12% pada tahun 2024.
– Koordinasi Lintas Sektor: Penekanan pada pentingnya kerjasama antara berbagai instansi untuk memperkuat intervensi.
– Edukasi Masyarakat: Rekomendasi untuk meningkatkan kampanye edukasi terkait gizi dan kesehatan ibu dan anak.
– Pemantauan dan Evaluasi: Meningkatkan sistem pemantauan untuk memastikan program berjalan sesuai rencana dan memberikan umpan balik yang konstruktif.







