Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Intelijen dalam Pengamanan Pembangunan Strategis secara virtual.

oleh -1473 Dilihat

Senin, 10 Juni 2024 pukul 14.30 WIB, bertempat di Ruang Kerja Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Jambi, Kasi Intelijen Kejari Jambi, Wesli Sirait, SH. MH beserta Kasubsi Ekonomi Keuangan & PPS Vinza Buananda Wijayanti, SH. mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Intelijen dalam Pengamanan Pembangunan Strategis secara virtual.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Direktur D Pada Jaksa Agung Muda Intelijen, Katarina Endang Sarwestri,S.H.,M.H beserta jajaran Serta diikuti oleh Satuan Kerja Kejaksaan Seluruh Indonesia.

Kasi Intelijen menyapikan dalampelatihan tersebut ada beberapa poin penting yang meliputi :

  • Kriteria Pengamanan Pembangunan Strategis PSN ditetapkan dalam peraturan perundangundangan dan/atau Peraturan Kebijakan, Keputusan/Ketetapan Direksi BUMN. PSD ditetapkan oleh Perda/Pergub, keputusan/ketetapan Gubernur / Bupati / Walikota / Direksi BUMD. Tidak adanya benturan kepentingan conflict of intern, dan tetap memperhatikan terkait potensi Ancaman, Gangguan, Hambatan dan Tantangan.
  • Mengenai Pengamanan Pembangunan Strategis memperhatikan Sistem Mekanisme dan Prosedur, Jangka Waktu, Biaya/Tarif dan Produk Layanan.
  • Capaian Kinerja Direktorat D Tahun 2024 (Januari s/d Mei) terdapat Jumlah 99 Kegiatan Pengamanan dengan Nilai Pengamanan: Rp.4.584.149.298.572.680,00 (Empat Triliun lima ratus delapan puluh empat milyar serratus empat puluh Sembilan juta lima ratus tujuh puluh dua ribu enam ratus delapan puluh rupiah)

Data and AI Business Research Group, Master of Information in Data Science Business Informatics Swiss German University, Dr. Ir. M. Amin Soetomo, ST, MSc juga menyapaikan mengenai Opsi Kecerdasan Buatan untuk Peningkatan Kapasitas SDM pada Pengamanan Pembangunan Strategis yaitu :

  • Latar belakang mengenai Opsi Kecerdasan Buatan untuk Peningkatan Kapasitas SDM pada Pengamanan Pembangunan Strategis berkaitan dengan arahan JAM Intelijen mengenai profesionalitas Jaksa dalam mengawal Proyek Strategis, maka diperkenalkan Opsi Kecerdasan buatan yang transparan akuntabilitas dan tidak bias
  • Mengenai Tantangan Artificial Intelligence dan menjembatani permasalahan dengan AI. AI mengatasi tantangan utama dalam pengawasan dan pengamanan, seperti mengelola volume data dan memastikan penilaian risiko dan kepatuhan secara real-time. Dengan memanfaatkan analitik prediktif dan pemantauan berkelanjutan, AI mengubah fungsi pengawasan dan pengamanan dari fungsi reaktif menjadi proaktif, sehingga secara signifikan meningkatkan deteksi anomali dan manajemen kepatuhan.
  • Dalam teknologinya terdapat salah satunya Entity Resolution & Profiling yang memungkinkan pandangan holistik dari keseluruhan data dan keterkaitan data sehingga dapat memberikan informasi yang komprehensif.

No More Posts Available.

No more pages to load.