Senin, 25 November 2024 pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula Ekspose II Kejaksaan Negeri Jambi, Kasi Intelijen, Wesli Sirait, SH, MH beserta Kasubsi Ipoleksosbudhankam, Dewangga Adhi Pradana, SH dan staff Intelijen mengikuti pengarahan oleh Jaksa Agung Muda Intelijen dalam rangka Persiapan Pemungutan Suara Pilkada Serentak tahun 2024 secara daring.
kegiatan tersebut dipimpin oleh JAM Intelijen, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M dan dihadiri oleh Direktur I JAM Intelijen, Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH, MH, Direktur II JAM Intelijen, Basuki Sukardjono, SH, MH.
Kasi Intelijen mengatakan bahwa dalam pengarahan tersebut, JAM Intelijen, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M. menyampaikan poin-poin penting yang dibahas oleh Direktur I JAM Intelijen, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., sebagai berikut:
Kesiapan Posko Pilkada 2024 Menjelang Pemungutan Suara:
- Anatomi Calon Kepala Daerah: Fokus pada identifikasi potensi pelanggaran oleh calon kepala daerah dan analisis kondisi daerah dengan calon tunggal.
- Pemetaan TPS: Terdapat 579.212 TPS, yang menghadapi berbagai tantangan seperti lokasi yang sulit dijangkau, jaringan internet terbatas, serta daerah rawan bencana dan konflik.
- Isu Aktual: Termasuk potensi kampanye terselubung, money politics, serta daerah blank spot internet. Bencana alam dan konflik sosial menjadi perhatian khusus.
- Hambatan dan Strategi: Hambatan internal dan eksternal, termasuk koordinasi yang kurang dan kendala logistik di daerah terpencil. Strategi yang diusulkan adalah penggalangan intensif dengan KPU, optimalisasi peran intelijen, dan peningkatan koordinasi antar lembaga.
- Langkah Strategis: Meningkatkan koordinasi antara jajaran intelijen Kejaksaan dengan KPU, Bawaslu, serta pemerintah daerah guna memastikan pengiriman logistik dan input data berjalan lancar.
“Secara keseluruhan, kesiapan dalam pengawasan dan penanganan kendala teknis serta sosial politik akan menjadi kunci keberhasilan dalam Pilkada Serentak 2024.” pungkasnya








