Kejari Jambi
Berita Utama Kejaksaan Agung Kejari Jambi

(PRESS RELEASE) 833 HA Tanah, Mall Dan Hotel Milik Tersangka BTS Di Mempawah dan Pontianak Disita Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Agung

 

PUSAT PENERANGAN HUKUM KEJAKSAAN AGUNG
Jl. Sultan Hasanuddin No.1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

SIARAN PERS
Nomor: PR – 272/107/K.3/Kph.3/03/2021

 

833 HA TANAH, MALL DAN HOTEL MILIK TERSANGKA BTS DI MEMPAWAH
DAN PONTIANAK DISITA TIM JAKSA PENYIDIK KEJAKSAAN AGUNG

 

Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung kembali melakukan tindakan penyitaan barang bukti dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi di PT. Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) yang diduga menyebabkan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp 23 Triliun (dua puluh tiga triliun rupiah).

Kali ini penyitaan aset milik Tersangka yang berhasil disita dalam perkara tersebut yakni asset-aset milik dan atau yang terkait Tersangka BTS berupa 6 (enam) bidang tanah dan / atau bangunan diatasnya hari Kamis 25 Maret 2021 yang waktu lalu.

Penyitaan 6 (enam) bidang tanah dan bangunan tersebut telah mendapatkan penetapan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Pontianak yang pada pokoknya memberikan ijin kepada Penyidik dari Kejaksaan Agung untuk melakukan penyitaan terhadap tanah dan / atau bangunan di Kota Pontianak.

Sesuai Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Pontianak Nomor : 10/Pen.Pid.Sus-TPK/2021 /PN.PTK tanggal 24 Maret 2021, asset milik atau yang berkaitan dengan Tersangka BTS yaitu :—————————————————————————————————————–

  • 1 (satu) bidang tanah dan / atau bangunan sesuai HGB No. 469 yang terletak di Kota Pontianak dengan luas 9.820 M2;
  • 1 (satu) bidang tanah dan / atau bangunan sesuai HGB No. 511 yang terletak di Kota Pontianak dengan luas 577 M2;

di atas 2 (dua) bidang tanah tersebut, berdiri sebuah bangunan permanen yaitu Mall Matahari Pontianak.

Sementara itu berdasarkan Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Pontianak Nomor : 12/ Pen.Pid.Sus-TPK/2021/PN.PTK tanggal 24 Maret 2021, asset milik atau yang berkaitan dengan Tersangka BTS yaitu :————————————————————————————————–

  • 1 (satu) bidang tanah dan / atau bangunan sesuai HGB No. 38 (dahulu No. 2058) yang terletak di Kota Pontianak dengan luas 2.034 M2;
  • 1 (satu) bidang tanah dan / atau bangunan sesuai HGB No. 57 (dahulu No. 2055) yang terletak di Kota Pontianak dengan luas 93 M2;

di atas 2 (dua) bidang tanah tersebut berdiri sebuah bangunan permanen yaitu Hotel Maestro Pontianak.

  • 1 (satu) bidang tanah dan / atau bangunan sesuai HGB No. 58 (dahulu No. 2057) yang terletak di Kota Pontianak dengan luas 166 M2;
  • 1 (satu) bidang tanah dan / atau bangunan sesuai HGB No. 59 (dahulu No. 2056) yang terletak di Kota Pontianak dengan luas 159 M2;

Selanjutnya, aset milik atau yang berkaitan dengan Tersangka BTS yang masih dalam proses untuk disita oleh Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Agung berupa 3 (tiga) hamparan bidang tanah seluas kurang lebih 833 HA (8.330.000 M2) yang terletak di Desa Peniti Luar, Desa Sungai Purun Besar dan Desa Sungai Burung Kabupaten Mempawah.

Terhadap asset-aset para Tersangka yang telah disita tersebut, selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara didalam proses selanjutnya. (K.3.3.1).-

Jakarta, 27 Maret 2021

KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

 

 

 

LEONARD EBEN EZER SIMANJUNTAK, S.H., M.H.

Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi

Mohamad Isnaeni, S.H./Kasubid Kehumasan

Telp./Fax: 021-7236510 / Hp. 08181220667

Email: subbidhumas@gmail.com.

Related posts

Jaksa Agung RI Membuka Kegiatan Vaksinasi Covid 19

Kejari Jambi

Kejaksaan Agung Periksa Saksi Terkait Tindak Pidana Korupsi BPJS Ketenagakerjaan

Kejari Jambi

Kejaksaan Negeri Jambi Melaksanakan Acara Pelepasan Kepala Seksi Pidana Khusus

Kejari Jambi